Iduladha Penuh Makna di Tanah Kelahiran JmI

Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)

Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah Berlandaskan pada Alquran dan Hadis serta berasaskan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945

Berita / Berita Detail

Iduladha Penuh Makna di Tanah Kelahiran JmI
Jumat, 6 Juni 2025
Bagikan : Copy Link Share to WhatsApp Share to Telegram Share to WhatsApp Share to Twitter

Suasana perayaan Iduladha 1446 H di Masjid Raya JmI, Kota Sungai Penuh, Kerinci.


SUNGAI PENUH – Udara pagi yang sejuk menyelimuti Kota Sungai Penuh, Kerinci, Jumat (6/6/2025). Lantunan takbir menggema dari seluruh penjuru kota, termasuk dari Masjid Raya Jam’iyyatul Islamiyah (JmI) yang berdiri megah di kaki Bukit Barisan. Alunan takbir menggerakkan ribuan jemaah memenuhi kompleks Masjid Hijau guna merayakan Hari Raya Iduladha 1446 H.  


Sejak awal Juni, ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Nusantara hingga luar negeri datang secara bergelombang menuju Kota Sungai Penuh. Mereka datang untuk menyatukan hati dalam satu ikatan ukhuah dan meneguhkan kembali nilai pengorbanan di tanah kelahiran Pembina Tunggal JmI, Buya K.H. Abdul Karim Djamak, yang ajarannya terus hidup dalam denyut dakwah. 


Pagi itu, sebelum matahari tinggi, para petugas dari Departeman Dakwah DPP JmI memulai rangkaian perayaan Iduladha dengan takbiran yang dipandu Drs. H. Muh. Yamin Mukhtar, M.Pd.I. Tidak lama berselang Buya H. Ramsisman Basri memberi arahan ringkas terkait penatalaksanaan salat Idul Adha. Tepat pukul 07.00 WIB, bilal Buya H. Hizbullah Karim menyeru jemaah untuk berdiri. Salat pun dimulai dipimpin Buya Drs. H. Audal Amli, M.Si. sebagai imam. 


Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan salat Iduladha yang berlangsung tertib. Usai salat, khatib Dr. H. Muharam Marzuki, M.A., Ph.D. (Sekretaris Balitbang & Diklat Kementerian Agama 2021–2023), berdiri di atas mimbar. Dalam khotbahnya yang menyentuh, ia mengajak jemaah menyelami hakikat penyembelihan hewan kurban yang sejatinya adalah menyembelih hawa nafsu. “Permulaan titik darahnya adalah titik daripada darah hatimu yang mengganggu,” ucapnya lantang. 


Sejumlah tokoh penting nasional dan akademisi turut larut dan khusyuk mengikuti seluruh rangkaian perayaan Iduladha. Di antaranya hadir Prof. Dr. H. Imam Suprayogo (Ketua Umum DPP JmI), Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah (Ketua Majelis Guru Besar JmI), Prof. Dr. H. Amries Rusli Tanjung (Ketua Dewan Pertimbangan JmI), Dr. Drs. Priyo Iswanto, M.H. (Duta Besar RI untuk Kolombia 2017-2021), Prof. Dr. der. Soz. Gumilar Rusliwa Somantri (Rektor UI 2007- 2012), Prof. H. Sjafri Sairin, M.A., Ph.D., (Guru Besar Antropologi UGM), dan puluhan guru besar dari berbagai daerah. Para tokoh ini tampak berbaur di tengah jemaah dalam suasana penuh kekeluargaan  


Usai khotbah, seluruh jemaah tampak saling bersalaman dan bermaafan. Kegiatan dilanjutkan dengan makan pagi bersama di tenda dapur umum sebagai wujud kebersamaan dan kehangatan keluarga besar JmI. 


Ziarah ke makam Pendiri JmI, Buya K.H. Abdul Karim Djamak, menjadi rangkaian acara berikutnya yang menambah kekhidmatan. Surah Yasin, tahlil, dan doa mengalun serentak dipimpin Buya Hizbullah Karim dan Buya Audal Amli. Acara berlanjut dengan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, panitia menyembelih 18 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Daging kurban dikemas secara rapi dan higienis, lalu didistribusikan kepada jemaah serta masyarakat sekitar.  


Malam harinya, seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Iduladha ditutup dengan malam kesenian yang berlangsung semarak dan penuh keakraban. Grup Rebana JmI tampil memukau membawakan syair-syair keagamaan yang menggugah hati. Suasana malam itu menjadi penutup yang indah, menyatukan rasa syukur dan haru dari jemaah yang akan segera kembali ke daerah masing-masing. 


Acara penutupan ini turut dihadiri sejumlah tokoh daerah, di antaranya Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Bapak Azhar Hamzah, yang menyampaikan sambutan hangat mewakili Pemerintah Daerah. Hadir pula Wakil Ketua II DPRD Kota Sungai Penuh, Emrizal, S.Pt., Kapolres Kerinci Sungai Penuh yang diwakili Kasat Binmas, AKP Edin, S.H., Danramil Sungai Penuh, Kapten (Inf) Nasrul, dan Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, M.Si. 


Ditemui usai penutupan acara, Pengurus Eksekutif DPP JmI, Dr. Muharam Marzuki, menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan seluruh jemaah. “Kesuksesan acara ini adalah buah dari sinergi panitia dan ketaatan jemaah dalam menjaga ketertiban dan kebersamaan. Mulai dari identitas peserta, pengaturan tempat duduk, penugasan petugas ibadah hingga konsumsi, semua berjalan dengan baik dan lancar. Saya mengapresiasi komitmen dan ketertiban jemaah, sebagaimana yang telah diajarkan,” ungkapnya penuh suka cita. 


Iduladha 1446 H di Sungai Penuh menjadi momentum berharga yang memperkuat peran Masjid Raya JmI sebagai pusat dakwah. Selain itu, rangkaian kegiatan ini dikenang karena rasa cinta, pengorbanan, dan persaudaraan yang mengalir dalam setiap detiknya. Masjid Raya JmI kembali menegaskan dirinya bukan hanya tempat ibadah, melainkan rumah besar umat yang menyatukan harapan dan pengabdian untuk Islam yang rahmatan lil ‘alamin.


© 2023 Organisasi Jam'iyyatul Islamiyah (JmI)

v.1.0.0